My Business School Journey: Part 6

Sambungan dari Part 5

Banyak hal seru yang terjadi selama pra-PK dan PK LPDP. Salah satu hal yang tak terlupakan adalah saat gue mau menuju basecamp pra-PK di Depok dengan menggunakan bus dari Tangerang. Gue duduk di belakang supir. Di sebelah kanan gue ada seorang bapak setengah baya dengan pakaian yang cukup sederhana. Gak lama setelah gue duduk di samping bapak itu, tiba-tiba ia memiringkan badan lalu mendadak udara sekitar tercemar dengan bebauan mematikan. Kacau ni bapak! Kentut pula. Aseemmmmmmmm. Waktu gue pelototin, mukanya anteng banget. Seolah gak ada dosa.

Kejadian lain yang tak terlupakan selama pra-PK adalah pada saat gue harus kehilangan salah satu anggota penting dalam kelompok gue. Anggota gue di pindah begitu aja dari PK-56 ke PK-61 oleh PIC PK LPDP. Masalahnya, kepergian dia juga diiringi dengan larangan penggunaan ide dan konsep penampilan kelompok yang akan telah dia ajukan. Beruntung, gue kemudian segera menemukan satu anggota lain yang dapat dijadikan powerhouse ide-ide kreatif.

Gue berpikir, selama PK, waktu malam harinya gue bisa punya waktu untuk merangkai esai yang merupakan salah satu syarat untuk mendaftar ke sebuah sekolah bisnis. Rupanya gue salah total. Selama PK, setelah kegiatan berakhir, kami harus mengerjakan laporan harian. Alhasil, gue mengalami kurang tidur selama berhari-hari. Bisa tidur lebih dari 2 jam per hari merupakan kemewahan tersendiri.

Kami punya sebuah peraturan terkait tata tertib memasuki kelas. Kalau sebuah lagu class call berbunyi, artinya kami harus segera memasuki ruangan. Semua anggota harus sudah memasuki kelas dan menempel stiker di lembar absen sebelum lagu berhenti. Gue udah lupa cerita detailnya bagaimana, pokoknya suatu siang, gue ketiduran di ranjang sebelum sempat memasang alarm di HP. Alhasil, waktu lagu class call berbunyi, gue masih tidur di kamar. Waktu sadar bahwa ternyata gue gak ada, satu angkatan panik mencari-cari keberadaan gue. “Siapa yang sekamar dengan Yoto?! Woi, siapa yang sekamar dengan Yoto?! Buruan cek di kamar!”

Teman sekamar gue langsung melesat ke kamar pada saat itu. Dia lalu menemukan gue lagi terkapar di kamar dengan nistanya. Waktu dia membangunkan gue dan bilang lagu class call udah bunyi, gue langsung bangun dan lari-lari kayak orang kesetanan. Kejadian siang itu persis drama kejar-kejaran di film India dengan teman sekamar gue lari di depan dan gue lari terengah-engah di belakang.

Ketika gue akhirnya sampai depan pintu kelas, seorang ketua dari kelompok lain sudah menunggu dengan stiker yang sudah dikupas dan siap ditempel. Beberapa saat setelah gue masuk ruangan dan menempel stiker, lagunya berhenti. That was close! Gue utang budi banget sama temen gue itu sampai sekarang. Hahaha.

Gue sangat bangga dengan kelompok PK gue. Bukan karena gue telah mampu jadi teladan dan memimpin dengan baik, tapi karena anggota-anggotanya begitu luar biasa. Sebuah lagu yang begitu indah berhasil kami ciptakan untuk penampilan musikalisasi puisi kelompok, kedisiplinan anggota kelompok gue juga luar biasa. Banyak keberuntungan yang menyertai perjalan PK gue sampai akhirnya kami harus berpisah setelah menjalani 6 hari PK yang begitu luar biasa.

Selama PK, gue belajar banyak hal dari orang-orang luar biasa. Pemateri-pemateri yang dihadirkan bukanlah orang-orang sembarangan. Bupati Batang dan Bupati Bantaeng yang waktu itu hanya gue kenal lewat kisah di media-media, akhirnya bisa gue temui secara langsung. Mantan Menteri Perdagangan, Pak Gita Wiryawan, waktu itu juga menyempatkan diri untuk hadir dan memberikan kami masukan serta motivasi untuk tidak lupa mengabdi kepada negara setelah menyelesaikan studi. Sungguh sebuah pengalaman yang sangat berkesan.

foto di ismail marzuki pk 56

Sesi foto dengan tema perwayangan bersama para ketua kelompok + ketua angkatan pada saat penutupan acara PK

===

Part-part sebelumnya:

===

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s