Hang In There

Hari ini gue lari 8 kilometer. Sudah hampir seminggu dari lari jarak jauh terakhir gue. Lari selalu jadi hal yang menyegarkan buat gue. Tiap ada kesempatan, gue menyempatkan diri untuk lari. Hari ini akhirnya gue punya kesempatan untuk lari lagi. Beberapa hari belakangan Manchester seringkali hujan. Kalaupun gak hujan, biasanya gue lagi di kampus, rapat bareng tim untuk bahas proyek konsultasi bisnis.

Waktu sampai kontrakan, waktu udah hampir jam 4 sore. Gue nekat-nekatin untuk lari walaupun diprediksi bakal hujan dan matahari 20 menit lagi akan tenggelam. Against all odds, I decided to run anyway. Biasanya Manchester toh kalau hujan cuma gerimis. Itu yang ada di pikiran gue saat itu.

Setelah upload rute lari ke smartwatch gue, pakai jaket parasut, celana pendek, sarung tangan 2 lapis, dan sweatband di kepala, gue langsung keluar rumah. Suhu saat itu 4 derajat celsius. It turns out that it wasn’t the wisest decision.

Waktu awal lari, ga ada hujan. Semuanya masih baik-baik aja. Di tengah perjalanan, hujan mulai turun dan hari mulai gelap. Hujan kemudian turun lumayan deras dan hari sudah menjadi gelap. Gue gak tau lagi berada entah di mana. Yang gue tau, gue berada di satu posisi yang masih jauh dari rumah. Satu-satunya yang gue andalkan waktu itu cuma penunjuk arah dari jam yang gue pakai. Kalau mendadak jam gue rusak atau habis baterai, alamat gue kedinginan.

Di tengah situasi seperti itu, gue berasa lagi diingetin kembali untuk mengandalkan hidup gue sepenuhnya pada Tuhan. Satu-satunya yang bisa diandalkan, yang gak bakal rusak atau habis baterai. Memang saat-saat sulit akan datang. Hujan terkadang datang di saat yang tidak kita harapkan. Namun, kita selalu punya pilihan untuk terus bergerak. Terus berlari sambil berserah penuh. Berlari sedikit demi sedikit sampai akhirnya saat sulit itu hilang dan kita bisa mendapatkan ketenangan kembali.

Kata hang in there biasanya dipakai sebagai bentuk dukungan supaya tetap bertahan walaupun situasinya sulit. Mungkin kita pernah mengalami, masa-masa dimana bertahan rasanya sangat sulit. Saat-saat dimana kita ga tau harus jalan kemana. Just hang in there. Cari petunjuk, berserah penuh dan tetap berusaha. Waktu gue lagi mengalami masa sulit, bokap gue bilang kalau tidak ada pesta yang tidak berakhir. Tidak ada sesuatupun yang tidak akan selesai. Semua hal di bawah langit ada masanya. Masalah juga akan pasti akan selesai. Semua akan selesai.

Just hang in there buddy.

2 respons untuk ‘Hang In There

Tinggalkan Balasan ke sandrosirait Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s